Bismillah,





"Tut tut tut. Siapa hendak turut..."


Asik... Ujian telah usai, saatnya untuk 'Refreshing'. Kami termasuk orangtua yang memberikan waktu bagi anak-anak untuk sekedar menikmati masa rehat dari penatnya hari-hari ujian sekolah. Terlepas apakah nilai mereka memuaskan atau tidak, bagi kami mereka berhak untuk mendapatkan apresiasi dari usaha mereka ketika menghadapi ujian sekolah.

Apresiasi sih ga perlu yang sampai menguras kantong Emak dan Bapaknya. Hanya sekedar makan bareng di luar atau jalan-jalan ke suatu tempat di dalam kota. Untuk mereka, hal seperti itu saja sudah senang sekali. Biasanya saya dan suami akan bilang, jika ada rezeki lebih kita akan pergi ke luar kota menginap beberapa hari, tetapi... bukan bentuk janji. Sekali lagi, selalu melihat budget yang ada.

Dan.. untuk kali ini, kami mencoba sesuatu yang baru. Alhamdulillah, setelah empat tahun tinggal di Arab Saudi akhirnya bisa juga merasakan naik kereta cepat versi Arab Saudi (Haramain High Speed Railway). Pengalaman baru bagi anak-anak nih, terkahir kali mereka naik kereta adalah waktu mereka kecil ketika di Indonesia.

Arab Saudi memang negara yang bertanggung jawab atas dua kota suci yaitu Makkah dan Madinah. Seperti diketahui, kedua kota tersebut dikunjungi oleh beribu-ribu jamaah setiap tahunnya. Adakah yang sudah pernah datang ke kedua kota tersebut? Semoga kita semua dimudahkan untuk datang kesana ya. Dan...Pembangunan kereta cepat ini adalah salah satu bentuk pelayanan mereka terhadap jamaah haji dan umroh untuk memudahkan akses ke dua kota suci Makkah dan Madinah.

Perjalanan pada umumnya menggunakan kendaraan roda empat dari Makkah ke Madinah, dapat ditempuh empat atau lima hingga enam jam jika banyak adegan 'iklan' di rest area. Akan tetapi berbeda dengan menggunakan kereta api, hanya kurang lebih dua setengah jam kita sudah sampai Madinah. Bagaimana tidak, kecepatannya kurang lebih mencapai 300 km/jam. Tapi... tenang saja, kita yang berada di dalamnya tidak merasakan apa-apa kok, alias aman dan nyaman.


Cara Memesan Tiket

1. Melalui aplikasi atau Website

Tiket kereta api dapat dibeli melalui online ataupun on the spot . Akan tetapi, tiket yang dibeli secara online kemungkinan untuk didapat lebih besar dibandingkan dengan sebaliknya. Tiket dapat dipesan dengan mendownload aplikasi HHR Train  melalui play store, atau dapat pula dipesan dengan membuka website di hhr-retail.com.



2. Menentukan tujuan perjalanan dan waktu perjalanan

Layaknya seperti memesan tiket pesawat, tiket kereta dapat dipesan satu kali perjalanan ataupun dua kali perjalanan. Setelah menentukan tujuan perjalanan, tanggal perjalanan selanjutnya adalah jam keberangakatan dan kepulangan (Jika dua kali perjalanan). Dalam sistem terdapat pula pilihan biaya tiket perjalanan (Ekonomi atau bisnis) serta pemesanan untuk berapa orang?, apakah dewasa atau untuk anak-anak?. Untuk tiket anak-anak pada umumnya terdapat pemotongan harga. Untuk biaya tiket dewasa satu kali perjalanan sebesar SAR 172.50 (ekonomi). Harga tiket terkadang berbeda-beda, bergantung pada waktu keberangkatan.



3. Pemilihan tempat duduk

Walau sebelumnya posisi duduk sudah tertera dalam sistem, akan tetapi jika tidak sesuai kita dapat memilih posisi duduk yang lain. 



4. Pemesanan Tiket

Jika semua tahapan satu sampai tiga telah sesuai, maka saatnya untuk konfirmasi pemesanan tiket kereta serta melakukan pembayaran. Pembayaran tiket secara online dapat menggunakan debet atm ataupun kartu kredit. Untuk calon penumpang berasal dari luar Arab Saudi dapat pula memesan tiket melalui online ini, selama memiliki kartu debet yang dapat digunakan di luar negeri. 

Setelah melakukan pembayaran akan diberikan barcode sebagai bukti tiket kita. Barcode ini, dapat kita simpan di telepon genggam ataupun dicetak. Karena untuk masuk ke ruang tunggu, kita harus memindai barcode yang ada pada tiket. 



                                            Do and Don't

Saat membayangkan stasiun kereta api di Arab Saudi adalah tidak jauh berbeda dengan stasiun kereta Api di Indonesia. Tetapi sungguh...Antara takjub dan norak ya... Ternyata penampilan stasiun kereta api di sini seperti layaknya landasan penerbangan. Keren, nyaman dan bersih.




Kereta cepat ini, baru kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat mengalami penutupan cukup lama karena salah satu stasiun mengalami kebakaran. Saat berada di stasiun jangan harap menemukan rumah makan atau minimarket disana. Mungkin hanya ada sekitar satu atau dua gerai cafe yang sudah beroperasi dan terdapat apotek. 

Sebaiknya, ketika ingin malakukan perjalanan dengan kereta cepat ini, membawa bekal dari rumah. Tetapi bukan bekal nasi ya. Melainkan, makanan-makanan kecil saja, sebab saat masuk ke ruang tunggu terdapat pemeriksaan dan tidak diijinkan membawa makanan berat atau makan makanan tersebut di dalam kereta. Sebenarnya terdapat mini cafe di dalam kereta, tetapi tentunya harganya jauh berbeda dibandingkan kita membeli di luar stasiun. 

Jika menaiki pesawat kita harus check in, sama halnya dengan kereta cepat ini. Hanya bedanya, kita baru dapat check in sekitar 30 menit dari waktu keberangkatan. Lebih dari itu kita belum diperbolehkan untuk check in. Satu hal lagi yang kami alami saat itu adalah petugas mengingatkan untuk selalu menggandeng anak-anak saat memasuki area peron kereta api, demi keselamatan.

Saat ini, terdapat empat stasiun Haramain High Speed Railway . Yaitu Makkah Stasiun, Jedah Stasiun, KAEC (King Abdullah Economic City), King Abdulaziz International Airport dan Madina Stasiun.

Jika di Indonesia, kita akan disugguhi pemadangan yang hijau, sedangkan di Arab Saudi pemandangan selama perjalanan adalah gurun-gurun pasir dan perkotaan. Tetapi yang menarik dari perjalanan ini adalah, tidak memakan waktu lama sehingga kita dapat dengan mudah menjaga stamina tetap bugar. Selama ini, yang sering dialami oleh para jamaah termasuk saya adalah karena perjalanan yang lama membuat stamina lekas letih ketika sampai di Madinah.

Jadi... Ketika kalian berada di Arab Saudi, silahkan mencoba sensasi berbeda dengan menaiki kereta cepat ini. Pasti akan menambah pengalaman baru dan yang pasti dapat beribadah dengan maksimal. 


Wassalam.

4 Comments:

  1. waw, aku baru tahu di Arab Saudi juga ada kereta cepat. sejenis Shinkanzen gitu nggak mbak? aku suka banget naik keretaaa jadi pengen cobain hehe. semoga next bisa cobain hihi

    BalasHapus
  2. wah sudah ajdi ay kereta cepatnya, waktyu aku umroh lagi sedang dalam pembangunan

    BalasHapus
  3. Iya mba, ini pun setelah lama baru bisa coba. karena sempat buka tutup karna sebelumnya ada insident kebakaran di stasiun Jeddah :)

    BalasHapus

 

STORY OF ME Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template